SEMARANG – Peningkatan infrastruktur sirkuit menjadi fokus utama IMI Jawa Tengah dalam menyongsong masa depan olahraga otomotif. Ketua Pengprov IMI Jateng, Frits Yohanes, menegaskan bahwa sarana yang memadai merupakan pondasi penting bagi berkembangnya prestasi dan kegiatan hobi.
Menurutnya, beberapa sirkuit di Jawa Tengah kini telah menjalani audit kelayakan dan berhasil memenuhi standar nasional. Fasilitas yang semakin baik membuat sejumlah kota ditunjuk menjadi tuan rumah berbagai event penting.
Frits menjelaskan bahwa penyelenggaraan event tak hanya soal kompetisi, tetapi juga keamanan. Karena itu, audit rutin diterapkan untuk memastikan kondisi lintasan selalu prima dan tidak membahayakan peserta.
Kenaikan jumlah event selama setahun terakhir menunjukkan bahwa olahraga otomotif semakin diterima masyarakat. Setiap pekan, anggota IMI Jateng menggelar kegiatan, baik untuk kompetisi resmi maupun aktivitas hobi.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur juga membuka peluang bagi pembinaan atlet secara lebih serius. Sirkuit yang memenuhi standar memungkinkan atlet berlatih secara konsisten.
“Komite Balap Motor IMI Jateng terus mengadopsi regulasi terbaru agar penyelenggaraan kompetisi tetap relevan,” ujarnya.
Selain fasilitas fisik, IMI Jateng juga memperkuat kapasitas personel melalui pelatihan teknis. Marshal, mekanik, hingga panitia penyelenggara mendapat pembinaan berkala.
Dengan berbagai upaya ini, Frits optimistis masa depan balap motor di Jawa Tengah akan semakin profesional. Namun ia mengakui bahwa raihan medali emas PON masih menjadi tantangan.
Untuk itu, ia memastikan persiapan menuju PON dilakukan lebih awal. Ia pun menyatakan siap melanjutkan kepemimpinannya dalam Musprov IMI Jateng mendatang.

